Polres Poso Siagakan 2000 Pasukan
Menjelang detik-detik pelaksanaan eksekusi tiga terpidana mati kasus
kerusuhan Poso Fabianus Tibo, Dominggus da Silva dan Marinus Riwu yang
dijadwalkan dalam minggu ini, Polres Poso telah melakukan langka
antisi pasti keamanan khususnya diwilaya eksekusi konflik ini.
Kapolres Poso AKBP Drs. Rudi Safahriadi kepada sejumblah wartawan Rabu
(20/9) kemarin mengatakan, khusunya untuk menjalankan jalannya
eksekusi Tibo Cs, pihaknya telah mempersiapkan bentuk pengamanan
menyeluruh diwilayah kabupaten Poso dengan menurunkan pasukan sekitar
2000 lebih untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, "Yang
jelas kami telah siap mengamankan wilayah Poso baik sebelum maupun
pasca pelaksanaan eksekusi," jelas Rudy yang di temui di ruang
kerjanya.
Pengamanan ini kata Kapolres akan disebar terutama di sepajang
jalan-jalan utama, naik dalam kota Poso maupun jalur trans sulawesi
terutama di wilayah perbatasan yang menghubungkan Poso dengan daerah
lainnya.
Khusnya untuk wilaya trans sulawesi kata Rudi, pasukan akan di sebar
di Taripa Kecamatan Pamona Timur, Pendolo (Pamona Barat) dan di
Tentena (Pamona Utara) serta sepanjang ruas jalan yang menghubungkan
Kota Poso dan Tentena. Pengamanan juga akan difokuskan di perbatasan
Pendolao – Mangkutana.
"Khusus di beberapa wilayah ini, jumblah pasukan yang dikerahkan lebih
banyak disbanding wilayah lainnya", papar orang nomor satu di jajaran
Polres Poso ini.
Selain itu kata Kapolres, dalam proses pengamanan eksekusi Tibo Cs
ini, Polres Poso juga mendapat bantuan personil sebanyak empat kompi.
Tiga Kompi dari satuan Brimob dan satu Kompi dari Samapta. Satu Kompi
Brimob dan satu Kompi Samapta didatangkan dari Polda Sulteng,
sedangkan dua Kompi Brimob khususnya dikirim dari Polda Sulawesi
Utara.
"Kami juga mendapat bantuan pengamanan sebanyak empat kompi dari Polda
Sulteng dan Polda Sulut, yang terdiri dari tiga kompi Brimob dan satu
kompi satuan Samapta", tambah Rudi. Bikan hanya itu, untuk
mengantisipasi hal-hal yang tidak dikehendaki Polres Poso juga
mendapat bantuan dua unit mobil Water Cannon dari Polda Sulteng. Mobil
ini nantinnya akan disiagakan di Polres Poso, baik menjelang maupun
pasca pelaksanaan eksekusi.
Khusus dua kompi dari Polda Sulteng lanjud Rudi, sudah berada di Poso
sejak Rabu (20/9) kemarin, dengan persenjataan lengkap, sementara dua
kompi lainnya yang didatangkan dari Polda Sulut dijadwalkan tiba Kamis
(21/9) hari ini.
Sebelumnya pada saat apel gelar pasukan yang berlasung Rabu pagi
kemarin, Kapolres juga mengingatkan anggotannya agar bersikap ramah
pada masyarakat dan jangan bertindak gegabah.
"Perintah hanya dating dari saya, jangan mengambil tindakan jika tidak
ada perintah dari saya", ujar Kapolres di hadapan pasukannya. Ia juga
meminta agar pasukan pengamanan selalu menjaga persenjataan yang ada.
"Jadikan senjata itu ibarat seperti istrimu", ungkapnya, memberi
nasehat.
Dalam kesempatan itu, ia juga menghimbau agar masyarakat tetap tenang
dan menjalankan aktifitas seperti biasanya serta tidak melakukan
hal-hal yang dapat mengganggu situasi dan stabilitasi keamanan. Khusus
masyarakat yang akan berpergian ke luar daerah lewat jalur darat,
Kapolres mengatakan semua jalur darat baik ke Morowali maupun ke
Makassar, tetap akan dibuka seperti hari-hari biasanya. ULY

No comments:
Post a Comment