Monday, September 25, 2006

Pendeta Damanik Sesalkan Pejabat Daerah

Jumat, 22 September 2006

Sinode GKST Hanya Dijadikan "Pemadam Kebakaran"


Ketua umum Sinode Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST), Pendeta Renaldy Damanik Msi, menyatakan kekecewaannya terhadapa para pejabat daerah yang tak mendekati rakyatnya dalam situasi psikologisnya tertekan menghadapi rencana eksekusi mati terhadap Fabianus Tibo, Dominggus da Silva dan Marinus Riwu seharusnya dalam kondisi seperti ini para pejabat pemerintah kabupaten Poso terutamam Bupati (Drs. P Ingkiriwang) mendekati rakyat katanya di Tentena Kamis pagi ( 21/9) menurut Damanik ia dan sejumblah pimpinan sinode GKST sangat menyayangkan sikap pejabat pemerintahan di daeranya yang menghitung jam pelaksanaan atas Tibo dkk tidak perna mengunjungi wilaya kerjanya yang rawan gangguan kantibmas padahal katanya kunjungan mereka terutama di wilayah kecamatan pamona utara dan pamona selatan sangat di perlukan untuk menenangkan rakyat agar tidak melakukan tindakan melanggar hukum apabilah Tibo dkk benar-benar sampai dieksekusi hari jumat (22/9) dia menilai ada sesuatu filofis terbalaik dari pejabat di daerahnya dalam memandang situasi di tingkat "grass root" sebab seakan masalah diwilaya poso kususnya di Kecamatan utara dan selatan menjadi tanggung jawab penuh Sinode GKST

" Kami ini Seakan-akan dijadikan sebagai pemadam kebakaran bila terjadi konflik", tuturnya dengan nada kesal.

Damanik mengakui, menjelang pelaksanaan eksekusi mati terhadap Tibo dkk hamper semua pejabat baik di tingkat Propinsi Sulteng maupun di kabupaten Poso sering kali menghubungi sinode GKST untuk meminta supaya mengamankan dan menenangkan massa.

"Ada apa ini. Seharusnya merekalah yang turun kelapangan menenangkan rakyat, "kata dia menambakan.

Namun demikian, Damanik tetap menghimbau masyarakat tentena untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan anarkis menjelang dan pasca pelaksanaan eksekusi Tibo dkk.

"Yang harus kita lakukan sekarang yaitu berdoa bagi keselamatan Tibo dkk. Sebab bagai mana pun doa merupakan kekuatan iman.," pinta dia. (ant/npnn

No comments: