Poso Kembali Rusuh
Jumat, 29 Sptember 2006
Kerusuhan kembali pecah di Kabupaten Poso, Jumat sore (29/9), mengakibatkan empat kendaraan operasional polisi dan sebuah pos Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya (DLLAJ di Desa Taripa, ibukota kecamatan Pamona Timur, terbakar diamuk
Sementara itu, Polsek Pamona Timur di desa tersebut mengalami kerusakan.Sumber Cahaya Mercusuar di Poso melaporkan, kerusuhan itu mulai pecah ketika sebuah helikopter polisi yang ditumpangi Kapolda Sulteng Kombes Pol Drs Badrodin Haiti mendarat dilapangan sepakbola desa Taripa sekitar pukul 15:00 Wita.Mengetahui Kapolda Haiti datang, ratusan massa yang sebelumnya memprotes pelaksanaan eksekusi mati terhadap Fabianus Tibo, Dominggus da Silva, dan Marinus Riwu ketiganya terpidana kasus kerusuhan Poso-- secara
tiba-tiba bergerak melakukan penghadangan.Akan tetapi, helikopter yang membawa Kapolda segera meninggalkan Taripa menuju Pendolo, ibukota kecamatan Pamona Selatan, tetangga Taripa yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.Massa yang terlihat kecewa dengan sikap Kapolda ini menjadi histeris dan kemudian mengejar helikopter ditumpangi Kapolda yang mulai bergerak (take off) meninggalkan Taripa.
Beberapa pejabat Polda Sulteng dan Polres Poso yang mengikuti perjalanan dinas Kapolda dengan menggunakan sejumlah mobil dinas menyusuri ruas jalan Trans-Sulawesi
tak luput dari kejaran
dua buah mobil dinas yang ditumpangi pejabat kepolisian lainnya mengalami kerusakan, namun ketika itu sempat dihujani batu oleh massa," tutur saksi mata itu.Tidak puas dengan tindakan tersebut, massa kembali melampiaskan emosinya dengan membakar empat buah kendaraan operasional polisi, terdiri atas sebuah truk, sebuah minibus Kijang, serta dua unit sepeda motor.Mereka juga sempat membakar sebuah pos DLLAJ di desa Taripa. Dalam insiden ini tak dilaporkan adanya korban jiwa atau cedera.Sumber lain mengatakan, kunjungan kerja mendadak Kapolda Badrodin Haiti beserta sejumlah pejabat kepolisian itu di
desa Taripa bertujuan mengkoordinasikan operasi pencarian terhadap dua warga Sulsel, yang hilang di desa ini sehari setelah pelaksanaan eksekusi mati Tibo Cs. Korban yang dihilang tersebut yakni Arham Badaruddin (32) dan Wandi (17), keduanya pedagang ikan yang berangkat dari kota Ampana, --ibukota Kabupaten Tojo Unauna-- menuju Masamba, ibukota Kabupaten Mamuju Utara di Sulsel. Sementara itu, Kapolda Badrodin

No comments:
Post a Comment